cerita weekend

Dua jaman lebih kita cuci mata dan jalan-jalan dan tangan udah pada penuh dengan barang belanjaan nggak nyangka waktu menunjukan pukul 13.00 dan perut kita-kita udah mulai keroncongan, dengan naik kereta kota menuju rumahku sekitar 15 menit aja jadinya nggak terlalu lama di perjalanan, sesampainya di rumah aku tinggal masak nasi aja sedangkan lauknya aku dah masak kemarennya jadi tinggal manasin aja, hari itu aku bikin bakso sapi, oseng-oseng buncis daging terus pindang bumbu rujak dan udang masak saus, sedangkan makanan penutupnya aku bikin asinan buah ama wedang ketan durian dan di tambah lagi si Melani bawa wingko babat buatan sendiri ya wis........seneng kalau makan ada temennya jadi nafsu makan bertambah apalagi kalau makan sambil ngobrol di tanggung asyik, aku sih seneng aja ada temen yang mau ke rumah berkunjung apalagi kalau mereka merasa cocok, senang, kerasan dan juga seadanya menikmati hidangan yang aku siapkan, itu aja dah cukup dan bikin aku lega dan happy karena masih ada yang mau berteman dan menerima apa adanya aku walau aku hanya bisa menyediakan sesuatu yang sederhana aja.

Abis makan kita karaoke bersama sambil menikmati asinan dan wedang ketan durian sedangkan si Patrick seneng aja karena ada temannya di rumah dan seperti biasa takut kalau tamunya cepet pulang, dan bener juga jam 17.00 kurang waktu mereka siap-siap Patrick udah sedih dan nanya terus apakah mereka mau pulang he...he..he..kasihan nih anak dia paling suka kalau rumah rame makanya omanya nanya terus ke aku kapan ngasih adek buat Patrick?? waduhhh...ini lagi kapan yah??? sampai binggung ngejawabnya.
Sebelum aku nganterin mereka ke stasiun kereta aku antar si Patrick ketempat omanya dulu di sebelah rumah karena dia siang nggak bobok takut kalau dia ikut buntutnya rewel karena capek dan ngantuk jadinya aku bisa lega nganterin mereka yang pengen lihat-lihat kota lagi sebelum pulang karena paginya belum puas ngabisin duit untuk shopping he..he..he..sorry prend becanda lho?.
Jam 18.55 aku anterin mereka ke stasiun kereta dan sempet berfoto ria dulu di stasiun sebelum mereka masuk kereta, aku tungguin sampai kereta yang mereka tumpangi hilang dari penglihatanku dan aku cepat-cepat pulang ke rumah karena kasihan si Patrick pasti dah nunggu karena ngantuk berat.
Labels: weekend
<< Startseite