"Rahasia Kasih"

You're it, showed me how beautiful life can be when I had given up hope. You're it, I live how I am. You are to me the closeness and security. You're there, I always daily energy. Thank you from my heart! or here ... I thank you for the wonderful hours ... I thank you for your openness ... I thank you for your confidence ... I thank Gov. .. I just thank you for everything! YOU are something very special in my life! I am glad that I've Register .. I Love You.....

Freitag, 6. Juni 2008

Patrick di Khitan

Setelah seminggu lebih nunggu-nunggu saatnya hari ini tibalah moment yang dah bikin aku ngak bisa tidur dan nggak doyan makan, moment itu adalah karena hari ini Patrick di khitan (sunat), pasti bertanya-tanya kok knapa Patrick di Khitan? bukan karena ikut-ikutan atau karena trend adat aja tapi...karena Patrick kena radang di Mr.P nya yang membuat dia sakit dan teriak-teriak nggak ketulungan saat pipis, padahal kalau pas dia sakit atau jatuh aja nangisnya nggak bakalan ampe begitu tapi kalee ini luar biasa sakitnya makanya sampai seisi apartement pada binggung dikirain ada apa??.

Jam 8 pagi aku, Patrick dan omanya Patrick yang aku ajak buat nemenin di RS karena hubby sedang kerja di SPANYOL baru entar malem terbang ke Jerman, kita bertiga berangkat naik kereta kota karena kebetulan cuaca juga bagus modal celana jeans 3/4 berbalut kaos oblong merah dan sepatu sandal kelihatan lebih santai dan bebas bergerak.

Tepat waktu itu dah menjadi kegiatanku karena aku juga nggak mau kalau ada janji sama seseorang di bohongi alias suruh nungguin nggak lha yauwwwww?? makanya aku dari jaman school dah belajar unutk menghargai waktu dan hasilnya juga seep karena kita punya nilai plus tentunya di depan orang lain terutama depan BOS kalau pas jaman kerja.
Sesampai di RS Patrick langsung dapet kamar dan mesti ganti baju dengan baju untuk op dan di kasih saft enak-enak untuk penenang sebelum op (operation), beberapa menit kemudian Patrick dah mulai diem karena aslinya emang nggak isa diem alias aktif, sambil nunggu susternya dateng ku belai-belai rambutnya Patrick yang dianya masih asyik mainan mobil-mobilan yang di bawa dari rumah.

Ahkirnya saat-saat yang di nantikan tiba suster dateng dan membawa Patrick ke ruang op, dan aku boleh nemenin sampai ke pintu op selebihnya harus nunggu di luar dengan perasaan dag...dig..dug..ser. Ku cium Patrick sambil ku Doakan dia supaya semuanya proses opnya berjalan dengan lancar lalu suster membawa dia masuk ke ruang op, prosesnya op berjalan selama 30 menit dengan full bius dan mungkin sekitar 4 jaman baru Patrick bangun kembali setelah biusnya ilang, di luar ruangan aku hanya bisa berdoa dan minta pertolongan Tuhan supaya Tuhan sendiri yang menuntun tangan-tangan dokternya untuk bekerja semaksimal mungkin.
Untuk mengilangkan rasa jenuh dan penatku karena menunggu aku dan mama jalan-jalan keluar RS cari udara segar, perut serasa keroncongan karena pagi nggak makan sekali saking dag..dig..dugnya hatiku nunggu semuanya selesai.

Mama ngajak minum coffe supaya lebih lega dan kita duduk-duduk di teras restoran sambil bolak-balik lihat jam tangan, sejam lebih kita di luar kita putuskan untuk balik ke RS lihat gimana selanjutnya, ternyata belum keluar juga dari ruang op tapi dah selesai proses opnya cuma nunggu Patrick bangun dulu dari biusnya yachh......nunggu lagee??? dua jam kemudian keluarlah Patrick tapi tetep aja masih molor dengan nyenyaknya tapi hatiku dah mak nyes sambil mengucap syukur Tuhan kalau aku bisa melihatnya setelah tiga jam lebih nunggu di luar.
Proses Khitanan di Indo ama di sini beda kalau disini tuh kelihatan complicated banget ketimbang indo dan aku dah pernah nungguin keponakanku Axcel di Khitan waktu liburan kemaren jadinya tau bedanya gimana?, Patrick bangun sekitar jam tiga an terus dia bilang kalau laper logis karena dia sebelum op emang suruh puasa makan dan di perbolehkan minum air putih aja makanya nggak kaget kalau dia berasa laper banget.

Setelah dapet makanan kecil dan minuman Patrick mesti harus pipis dulu baru di lepas infus dan di perbolehkan pulang ke rumah lega deh rasanya kalau dah nyampe rumah......dan Patrick dan bisa jalan seperti biasa juga pipis nggak ada rasa sakit katanya cuma kalau kegesek celana dalemnya baru dia meringis-meringis dan nunggu sembuh luka jahitannya kira-kira 3 harian terus baru kontrol ke dokter Danke Gott fuer deine hilfe.

Labels:

4 Kommentare:

Am/um Sonntag, Juni 08, 2008 , OpenID lisa meinte...

wah Patrick di khitan ? Aku juga pengen tuh khitan Fino tapi kok ya masih takut2... hiii...
anyway, makasih ya Vie ucapan ultahnya :)

 
Am/um Sonntag, Juni 08, 2008 , Blogger Christy Hann-Trefzger meinte...

syukurlah kalo semua itu baik-baik aja :)

 
Am/um Montag, Juni 09, 2008 , Anonymous ruthy meinte...

waaaah hebat si Patrick pas udah selesai nggak nangis...ckckckkc..kebayang sih vie sakitnya kek gimana....tatut aaaah.....

 
Am/um Montag, Juni 09, 2008 , Anonymous Anonym meinte...

ehhh ada yg disunat :). cepet sembuh yah.

 

Kommentar veröffentlichen

Abonnieren Kommentare zum Post [Atom]

<< Startseite